Teknik Mencuci Tangan yang Benar

Teknik Mencuci Tangan yang Benar

Teknik Mencuci Tangan yang Benar
Teknik Mencuci Tangan yang Benar

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, maka mencuci tangan haruslah dengan air bersih yang mengalir, baik itu melalui kran air atau disiram dengan gayung, menggunakan sabun yang standar, setelah itu keringkan dengan handuk yang bersih atau menggunakan tisu (Umar, 2009).
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, maka mencuci tangan haruslah dengan air bersih yang mengalir, baik itu melalui kran air atau disiram dengan gayung, menggunakan sabun yang standar, setelah itu keringkan dengan handuk yang bersih atau menggunakan tisu (Umar, 2009).
Menurut Kamaruddin (2009) teknik mencuci tangan yang benar harus menggunakan sabun dan di bawah air yang mengalir, sedangkan langkah-langkah teknik mencuci tangan yang benar adalah
1. Basahi tangan dengan air di bawah kran atau air mengalir.
2. Ambil sabun cair secukupnya untuk seluruh tangan, akan lebih baik jika sabun yang mengandung antiseptik.
3. Gosokkan pada kedua telapak tangan.
4. Gosokkan sampai ke ujung jari.
5. Telapak tangan menggosok punggung tangan kiri (atau sebaliknya) dengan jari-jari saling mengunci (berselang-seling) antara tangan kanan dan tangan kiri, gosokkan sela-sela jari tersebut. Lakukan sebaliknya.
6. Letakkan punggung jari satu dengan punggung jari lainnya dan saling menggunci.
7. usapkan ibu jari tangan kanan dengan punggung jari lainnya dengan gerakan saling berputar, lakukan hal yang sama dengan ibu jari tangan kiri.
8. Gosokkan telapak tangan dengan punggung jari tangan satunya dengan gerakan kedepan, kebelakang, berputar. Lakukan sebaliknya.
9. Pegang pergelangan kanan kanan dengan pergelangan kiri dan lakukan gerakan memutar. Lakukan pula pada tangan kiri.
10. Bersihkan sabun dari kedua tangan dengan air mengalir.
11. Keringkan tangan dengan menggunakan tissue atau handuk, jika menggunakan kran, tutup kran dengan tissue.

2.1.5 Teknik Mencuci Tangan di Pelayanan Kesehatan
1. Lepaskan semua aksesori pada tangan (seperti cincin atau jam tangan).
2. Basahi jari tangan, lengan hingga siku dengan air, kemudian alirkan sabun (12 – 5 ml) ke tangan dan gosokkan tangan serta lengan sampai 5 cm di atas siku kemudian sikat ujung jari, tangan, lengan, dan kuku tangan sebanyak kurang lebih 15 kali gosokan, telapak tangan 10 kali gosokan hingga siku.
3. Bilas dengan air bersih yang mengalir
4. Setelah selesai, tangan di bilas dan lap diarahkan ke atas.
5. Gunakan sarung tangan steril.
(Hidayat dan Ulliyah, 2005).

2. Determinan Perilaku Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan (Makmur dan Hatang, 2008)
2.1.Model Anderson
Pola penggunaan pelayanan kesehatan berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Ada tiga faktor yang mempengaruhi perbedaan tersebut, yaitu: perbedaan angka kesakitan, karakteristik demografi penduduk dan faktor sosial dan budaya (Kresno, 2005). Suatu pendekatan konseptual yang banyak digunakan dalam survey pemanfaatan pelayanan dokter adalah model perilaku yang dikembangkan bersama koleganya (Andersen dan Newman, 1973 ; Aday dan Andersen 1974 ; Andersen, dkk, 1975) Becker, 1995).

Sumber : https://busbagus.co.id/