Call Us:+1-888-888-888
Background Image

Risiko serangan asma pada orang gemuk

Home  /  Kesehatan  /  Risiko serangan asma pada orang gemuk

5.Nov, 2018 Comments Off on Risiko serangan asma pada orang gemuk Kesehatan

Risiko serangan asma pada orang gemuk

Risiko serangan asma pada orang gemuk

Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa orang yang mengalami obesitas atau obesitas berisiko mengalami serangan asma hingga 2 atau 3 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengalami obesitas.
Faktanya, penelitian yang diterbitkan dalam Experimental Biology and Medicine menyatakan bahwa mereka yang mengalami obesitas dan asma pada saat yang sama cenderung diperlakukan secara medis, tidak dapat hanya bergantung pada perawatan di rumah.
Sebab, orang dengan berat badan berlebih juga sangat mungkin mengalami komplikasi lain, seperti sesak nafas saat tidur dan hipertensi. Kondisi ini bisa membuat serangan asma memburuk.
Belum lagi reaksi obat yang digunakan oleh orang gemuk mungkin tidak sekuat ketika obat itu diambil oleh tubuh yang ideal. Ini, mungkin karena timbunan lemak bisa mempengaruhi kerja obat asma.


Mengapa penderita obesitas lebih mungkin mengalami asma?

Orang gemuk memiliki gangguan fungsi dan kapasitas paru-paru karena timbunan lemak berlebihan di perut. Ya, lemak ini bisa menekan paru-paru, sehingga organ tidak berfungsi dengan baik.

Tidak hanya itu, penyebab serangan asma muncul pada orang gemuk adalah tingkat leptin yang cukup tinggi di dalam tubuh. Leptin sebenarnya adalah hormon yang mengatur rasa kenyang. Jadi ketika makanan masuk dan mengisi perut, hormon ini akan memberi sinyal rasa kenyang ke otak, jadi Anda akan berhenti makan.
Sayangnya, pada orang yang kelebihan berat badan, hormon init dipaksa untuk diproduksi berlebihan karena makanan memasuki tubuh secara konstan. Nah, ketika jumlahnya terlalu banyak, otak bahkan tidak mendapatkan sinyal kenyang sampai akhirnya Anda makan.
Nah, produksi hormon leptin yang berlebihan juga mempengaruhi serangan asma. Hormon tinggi ini akan menyebabkan peradangan tubuh di berbagai jaringan, termasuk paru-paru. Hingga akhirnya, ada penurunan kapasitas udara di paru-paru dan serangan asma.

Apakah pengobatan asma pada orang gemuk berbeda?

Penelitian yang diterbitkan dalam Asma Penelitian dan Praktik menyatakan bahwa orang gemuk mungkin memerlukan perawatan dan pengobatan yang berbeda ketika mereka menderita asma. Ini terkait dengan efektivitas obat-obatan data. Dalam studi tersebut, obat-obatan yang biasanya menangani serangan asma tidak cukup efektif bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih.

Perawatan terbaik bagi mereka yang menderita asma dengan obesitas adalah menggunakan penurunan berat badan untuk mencapai indeks massa tubuh yang normal. Berikut beberapa cara Anda dapat mencoba menurunkan berat badan:

Hitung berat badan ideal. Dengan cara ini, Anda tahu berapa kilogram berat badan yang harus Anda turunkan.
Makan lebih banyak serat. Misalnya, sarapan menggunakan roti gandum, sementara makan siang dan makan malam meningkatkan buah dan sayuran.
Makan perlahan, jangan lari karena mengunyah dan makan terlalu cepat bisa membuat Anda makan berlebihan tanpa Anda sadari.
Rajin berolahraga dan kurangi makanan yang diproses dengan menggoreng.

Baca Juga :


Comments are closed.