Call Us:+1-888-888-888
Background Image

PT BANK DANAMON VS PT ESA KERTAS NUSANTARA (EKN)

Home  /  Pendidikan  /  PT BANK DANAMON VS PT ESA KERTAS NUSANTARA (EKN)

16.Jan, 2020 Comments Off on PT BANK DANAMON VS PT ESA KERTAS NUSANTARA (EKN) Pendidikan

PT BANK DANAMON VS PT ESA KERTAS NUSANTARA (EKN)

PT BANK DANAMON VS PT ESA KERTAS NUSANTARA (EKN)

PT BANK DANAMON VS PT ESA KERTAS NUSANTARA (EKN)

PT BANK DANAMON VS PT ESA KERTAS NUSANTARA (EKN)

PT Bank Danamon Indonesia yang digugat oleh PT Esa Kertas Nusantara (EKN) pada tahun 2009 atas kontrak derivatif yang dilakukan antara kedua belah pihak. EKN adalah perusahaan nasional yang memproduksi coated and uncoated paper untuk tujuan ekspor dengan jumlah karyawan sekitar 1.200 orang dan berlokasi di Karawang dan Jakarta.
Permasalahan tersebut berawal ketika kedua pihak menandatangani perjanjian untuk 17 structured financial product. Perjanjian itu terdiri dari tiga transaksi Forward with Knock Out, delapan transaksi Target Redemption Forward, empat transaksi Cancel-able Forward, dan satu transaksi American Knock Out, sejak Oktober 2007 hingga September 2008. Kedua pihak juga menandatangani perjanjian cross currency swap (CCS). Total nominal transaksi structured financial product dan CCS yang telah dilakukan masing-masing adalah US$29.5 juta dan US$5,5 juta. Pada tahun 2009 perjanjian tersebut menuai masalah. Dodi S Abdulkadir dari kantor hukum MR&P sebagai pengacara EKN, menggugat Danamon karena lalai mengungkap informasi mengenai transaksi derivatif yang berupa structured finance products dan tidak bertujuan untuk lindung nilai, namun bersifat spekulatif. Padahal EKN membutuhkan produk lindung nilai (hedging). Akibatnya, EKN disesatkan dan mengalami kerugian yang sangat besar dari transaksi derivatif tersebut
Dari hasil sidang, majelis hakim mengabulkan gugatan PT EKN dan meminta Danamon untuk memberikan ganti rugi sebesar Rp 63 miliar. Dalam putusannya, majelis hakim menganggap bahwa transaksi derivatif itu dianggap perbuatan melawan hukum.

Comments are closed.