Call Us:+1-888-888-888
Background Image

Pengertian Cache : Fungsi dan Jenis Cache

Home  /  Pendidikan  /  Pengertian Cache : Fungsi dan Jenis Cache

1.Sep, 2019 Comments Off on Pengertian Cache : Fungsi dan Jenis Cache Pendidikan

Pengertian Cache : Fungsi dan Jenis Cache

Arti cache adalah

Apa itu cache? Secara umum, arti cache adalah mekanisme penyimpanan data berkecepatan tinggi yang digunakan untuk menyimpan data atau instruksi yang sering diakses oleh pengguna komputer / smartphone.

Pendapat lain menyatakan bahwa makna cache diberikan oleh data yang bersifat sementara (sementara) disimpan pada sistem penyimpanan internal komputer atau smartphone. Cache menyimpan berbagai aktivitas pengguna dari perangkat komputer / smartphone dan kecil untuk mempercepat proses kerja prosesor ketika pengguna membuka aplikasi atau menjalankan perintah pada komputer / smartphone.

Dari penjelasan ini dapat disimpulkan bahwa cache adalah teknologi yang berfungsi untuk membuka aplikasi atau halaman web lebih cepat. Kemacetan potensial dalam aliran data dan dalam RAM dapat diminimalkan dari cache.

Fungsi cache

Fungsi utama cache adalah untuk membantu mempercepat akses ke data di komputer / perangkat smartphone agar memudahkan kerja prosesor. Beberapa fitur cache lainnya adalah sebagai berikut:

Cache dapat mempercepat akses komputer.
Cache dapat menjadi jembatan perbedaan kecepatan antara memori utama dan CPU.
Performa memori lebih cepat.
Cache dapat meningkatkan kinerja prosesor.

Jenis cache

Cache dibagi menjadi dua kategori, yaitu caching sisi klien dan caching sisi server. Di setiap kategori ini berbagai jenis cache. Jenis dan fungsi cache adalah sebagai berikut:

1. Penyimpanan cache di sisi klien
Definisi cache sisi klien adalah file data yang disimpan di komputer / smartphone pengguna yang dapat digunakan kapan saja. Dalam hal ini, sisi klien yang paling umum digunakan adalah cache browser.

Tembolok peramban; cache browser adalah jenis cache yang paling umum dijumpai oleh pengguna dan ditemukan dalam pengaturan browser. Dengan cache browser, komputer dapat membuka halaman Web lebih cepat di mana data disimpan pada kunjungan pertama. Namun, dalam periode waktu tertentu perlu menghapus cache sehingga file cache tidak memakan banyak ruang disk di komputer.
2. Penyimpanan cache di sisi server
Caching sisi server adalah file (dokumen, gambar) yang disimpan di server Web. Dalam hal ini, data di server situs web dapat di-cache kapan saja sehingga klien dapat mengaksesnya lebih cepat.

Beberapa di antaranya termasuk dalam cache sisi server termasuk;

Basis data cache; Jenis cache ini biasanya digunakan oleh pengembang aplikasi situs web untuk mencapai kinerja web yang lebih baik. Beberapa keuntungan dari caching basis data adalah proses akses data yang lebih cepat, penggunaan CPU yang lebih kecil dan pengurangan akses disk.
Cache objek; Jenis cache ini digunakan untuk menyimpan sementara objek data secara lokal di komputer Anda, seperti gambar atau video di browser pengunjung. Dengan cara ini, ketika Anda mengunjungi situs web yang sama, Anda tidak perlu mengunduh objek beberapa kali dari server, sehingga halaman objek dan situs web akan ditampilkan lebih cepat.
Cache opcode; Jenis cache ini berfungsi untuk meningkatkan kinerja PHP. Dengan cache kode operasional, kinerja PHP akan jauh lebih baik.

Cache CDN; untuk pemilik situs web yang pengunjungnya datang dari berbagai belahan dunia, menggunakan cache CDN adalah solusi yang sangat baik. Dengan cache CDN, konten situs web dapat dilihat oleh pengunjung dari server terdekat.
Cache DNS; juga disebut basis data sementara yang dikelola oleh sistem operasi komputer. Jenis cache ini mencatat sejarah alamat IP domain yang telah dibuka oleh pengguna komputer.

Demikian penjelasan singkat tentang arti cache, fungsi dan berbagai jenis cache. Semoga artikel ini bermanfaat dan memperluas wawasan Anda.

Sumber Terkait : rumusguru.com


Comments are closed.