Pandangan Kognitif menurut Vygotsky

Pandangan Kognitif menurut Vygotsky

Lev Semyonovich Vygotsky adalah seorang psikologist berkebangsaan Rusia, yang dilahirkan pada tahun 1896, di Orsha, Belarusia Rusia. Keahliannya dalam bidang psikologi pada mulanya diperoleh melalui pendidikan privat yang diberikan oleh olomon Ashpiz. Pada tahun 1924, ia menjadi mahasiswa di institut of Psychology dan melakukan penelitian secara intensif tentang perkembangan kognitif, khususnya hubungan antara perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa. Tulisan-tulisan Vygotsky pada umumnya membahas peranan sejarah hidup, budaya, dan faktor sosial dalam perkembangan kognitif.
Teori perkembangan kognitif Vygotsky berkaitan dengan kemampuan dalam merekonstruksi berbagai pengalaman aktual hasil interaksi individu dengan lingkungan di sekitarnya. Pandangan Vygotsky tentang kognitif berbeda dari teori-teori kognitif yang lain, seperti teori kognitif Piaget, Bruner dan lain-lain. Sebagian besar para peneliti di bidang Kognitif menekannkan penelitiannya pada tujuan perkembangan kognitif dengan demikian masalah penelitian mereka berkisar pada masalah-masalah yang berkaitan dengan “ bagaimanakah mekanisme perkembangan kognitif sejak lahir sampai pada usia dewasa? “ Bagaimanakah anak mentransformasi setiap tahap perkembangan kognitifnya sehingga dapat mencapai perkembangan kognitif orang dewasa ? “ Vygotsky berbeda dari para ahli kognitif tersebut ia memandang kognitif dalam sudut pandang yang lebih luas. Oleh sebab itu penelitian yang dilakukannya tentang perkembangan kognitif bertitik tolak dari permasalahan yang berkaitan dengan proses perkembangan intelktual dari lahir sampai meninggal atau proses perkembangan intelektual sepanjang hayat. Oleh sebab itu pertanyaan penelitian Vygotsky adalah “ Bagaimanakah manusia menegembangkan proses psikologis tingkat tinggi sejak lahir sampai meninggal.

3. PERANAN PSIKOLOGI DALAM PEMBELAJARAN

Perkemabangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat (termasuk dalam ilmu Kependidkan), menutut manusia untuk mengolah segala potensi yang dimilikinya agar tidak ketinggalan kereta, lewat pengkajian dan penelitian ilmiah, khususnya psikologi pendidikan yang berusaha untuk menelaah berbagai hal yang berhubungan dengan proses belajar mengajar manusia dari sejak lahir sampai usia lanjut terutama bagaimana iklim yang mempengaruhi proses perjalanan belajar mengajar.
Setiap manusia pasti melakukan perbuatan atau pekerjaan mengajar, bahkan mereka punya bakat untuk mendidik yang tidak mesti harus bersekolah di pihak lain, dalam kehidupan ini cukup banyak orang dapat dikatakan terdidik, namun sedikit pula diantara mereka itu yang memiliki, penegetahuan yang jelas tentang bagaimana menjalani pendidikannya sehingga berhasil sukses seperti yang diharapkan.

https://haciati.co/kidu-a-relentless-quest-apk/