Call Us:+1-888-888-888
Background Image

Mengenal Sejarah Radio Di Indonesia dan Dunia

Home  /  Teknologi  /  Mengenal Sejarah Radio Di Indonesia dan Dunia

Mengenal Sejarah Radio Di Indonesia dan Dunia

Sejarah radio datang dari penemuan seorang ilmuwan bernama Marconi. Radio adalah salah satu alat komunikasi paling penting dalam sejarah dunia. Radiasi didefinisikan sebagai transduser sinyal oleh radiasi elektromagnetik dan modular. Radio juga disebut alat komunikasi massa karena mampu mengirim informasi ke masyarakat luas.

Kehadiran radio sangat penting untuk membantu kehidupan manusia. Sejarah radio memiliki beberapa zaman sejak penemuan turntable di radio di zaman modern. Artikel ini akan membahas secara rinci sejarah radio dan evolusinya dari waktu ke waktu.

Sejarah Radio

sejarah radio Seperti disebutkan di atas, pendahulu perkembangan radio adalah penemuan fonograf atau fonograf. Adalah Thomas Alfa Edison, salah satu ilmuwan dan pengusaha paling berpengaruh dalam sejarah yang berhasil menemukan fonograf pada tahun 1877.

Setelah itu, dua peneliti cerdas, Helmholtz Hertz dan James Clerk Maxwell, meneliti fenomena elektromagnetik. Mereka melakukan percobaan pada gejala elektromagnetik dan berhasil menemukan gelombang radio.

Mereka menyimpulkan bahwa gelombang radio dapat merambat sebagai bola. Pada 1887, Heinrich Hertz dapat mengirim dan menerima gelombang radio. Pada akhir 1901, seorang ilmuwan bernama Guglielmo Marconi mampu mengirim sinyal dan diterima oleh penerima.

Dia mengirim sinyal dalam bentuk titik-titik dan garis-garis dari pemancar menggunakan gelombang elektromagnetik. Dengan penemuan ini, banyak yang menyebut Marconi sebagai penemu radio.

Sejarah Radio dalam Perang

Radio memainkan peran penting di masa perang. Awal radio digunakan di sektor maritim untuk mengirim pesan telegraf menggunakan kata sandi Morse. Kata sandi Morse, terdiri dari titik dan garis, dikirim antara kapal dan bumi. Contoh populer dari penggunaan radio di daerah maritim adalah penggunaan radio oleh Angkatan Laut Jepang.

Mereka menggunakan radio sebagai alat untuk memata-matai pasukan Rusia selama perang Tsushima. Selain itu, kapal komersial juga menggunakan radio sebagai alat komunikasi antara kapal dan kapal dengan operator darat. Menggunakan radio pada kapal yang cukup populer adalah acara selam Titanic pada tahun 1912.

Selama acara ini, komunikasi dibuat antara Titanic dan kapal terdekat lainnya dan komunikasi dengan stasiun darat.

Selama Perang Dunia Kedua, radio masih banyak digunakan oleh dua formasi perang. Mereka menggunakan radio untuk mengirim pesanan antara tentara dan angkatan laut yang mereka miliki.

Jerman kemudian berhasil menggunakan radio sebagai pesan diplomatik ketika saluran kabel bawah laut terganggu oleh Inggris. Penampilan radio mulai muncul sekitar tahun 1920-an. Radio telah menjadi sangat populer di Eropa dan Amerika Serikat. Sebelum perang, radio banyak digunakan untuk penelitian, pencarian koordinat pesawat dan radar.

Riwayat radio AM (modulasi amplitudo)

AM Radio (modulasi amplitudo) adalah jenis radio yang menggunakan prinsip kerja modulasi gelombang radio dan audio. Baik gelombang radio dan audio memiliki jumlah yang tetap, tetapi dengan proses modulasi, amplitudo gelombang radio akan disesuaikan dengan amplitudo gelombang audio.

Dalam konsep ini, gelombang radio menjadi gelombang pengiriman atau pembawa, sedangkan gelombang akan menjadi gelombang pembawa informasi.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Guglielmo Marconi adalah ilmuwan awal yang telah mengembangkan jenis radio AMID yang mampu mentransmisikan sinyal suara jarak jauh, yaitu sekitar 12 mil. Marconi berhasil mengirim informasi udara antara Inggris dan Prancis menggunakan osilator Tesla.

Pada tahun 1904, John Fleming berhasil membuat tabung audisi yang kemudian digunakan sebagai alat untuk menerima sinyal informasi radio. Selain itu, ilmuwan Lee deForest telah berhasil mengembangkan tabung elektron yang diatur oleh tiga bagian yang disebut audisi triode.

Riwayat radio FM (modulasi frekuensi)

Radio FM (Frequency Modulation) adalah jenis radio yang memodulasi frekuensi gelombang radio. Gelombang konduktif, dalam hal ini gelombang radio, frekuensi termodulasi mengikuti gelombang dukungan informasi atau gelombang suara. Perbedaan antara AM dan FM adalah jenis modulasi yang dibuat ketika radio AM memodulasi amplitudo gelombang, sedangkan radio FM memodulasi frekuensi gelombang. Pengembangan radio FM adalah dampak dari kekurangan radio AM yang telah dikembangkan sebelumnya.

Sejarah Radio

Stasiun radio yang dikembangkan

Stasiun radio pertama dibangun oleh Reginald Aubrey Fessenden di Amerika Serikat. Pada saat itu ia menggunakan sistem radio AM untuk stasiun radionya. Sebelum keberadaan stasiun radio, teknologi radio hanya digunakan untuk telegram nirkabel.

Stasiun radio pertama ini memperkenalkan cara baru menggunakan radio sebagai cara mentransmisikan suara manusia. Dia membuat acara radio pertamanya pada bulan Desember 1900.

Ukuran stasiun radio adalah 50 mil. Setelah menemukan radio FM, radio FM pertama diciptakan oleh penemu radio FM, Armstrong. Setelah berhasil membangun stasiun radio, federasi komunikasi yang mengatur saluran radio akhirnya menawarkan alokasi frekuensi radio untuk radio Armstrong. Pada akhir 1960-an, stasiun radio FM berkembang pesat di Amerika Serikat. Pada saat itu ada hampir 2000 stasiun radio di seluruh Amerika.

Sejarah radio satelit

Setelah radio AM dan FM, jenis radio satelit muncul. Radio ini mentransmisikan gelombang radio menggunakan sinyal digital. Sinyal digital ini berbeda dari sinyal analog pada radio AM dan FM yang kontinu. Sinyal digital terdiri dari kode biner 0 dan 1.

Manfaat radio satelit sangat beragam, menggunakan teknologi satelit. Meski begitu, penerima sinyal radio ini harus menggunakan perangkat yang menerjemahkan sinyal digital.

Radio satelit juga memiliki batasan pada hambatan transmisi satelit. Sinyal radio sulit ditemukan di tempat-tempat di mana hambatan ada, seperti gedung tinggi dan terowongan. Jenis radio satelit digunakan pada radio di dalam mobil. Untuk meningkatkan kualitas transmisi, stasiun ulangi digunakan.

Kelebihannya, kualitas suara yang dihasilkan tentu lebih baik daripada radio AM atau FM. Radio satelit menghasilkan suara yang jernih hampir tidak ada suara. Meski begitu, radio satelit masih mahal karena perangkat yang digunakan mahal dan membutuhkan pelanggan untuk menikmati layanan radio satelit.

Sejarah radio HD (definisi tinggi)

Radio HD atau definisi tinggi adalah jenis radio digital, yang prinsipnya menggabungkan radio analog dan digital. Dengan konsep HD ini, stasiun digital dan stasiun analog dapat berbagi frekuensi yang sama pada suatu waktu.

Dengan kondisi ini, lebih banyak konten dapat dialirkan ke publik di lokasi yang sama. Ini akan meningkatkan efisiensi transmisi radio itu sendiri. Dari segi kualitas, radio HD memiliki kualitas suara sejelas satelit.

Sejarah Radio di Indonesia

Indonesia memiliki stasiun radio negara bernama RRI atau Radio Republik Indonesia. RRI didirikan pada tahun 1945 oleh tokoh-tokoh tempur yang juga aktif mengembangkan stasiun radio di era kolonial Jepang.

Abdulrahman Saleh adalah pemimpin umum RRI pertama pada waktu itu. Kita tahu RRI adalah kantor berita Indonesia.

Meski begitu, stasiun pertama di Indonesia bukanlah RRI, tetapi BRV atau Radio Batavia Vereniging di Batavia (Jakarta). Kehadiran stasiun radio ini juga menjadi sejarah Jakarta. Stasiun ini dibangun pada tahun 1925.

Pada era kolonial Belanda, pada saat itu terdapat banyak stasiun radio swasta. Beberapa stasiun radio swasta yang paling populer adalah NIROM di Jakarta, MAVRO di Jogja, EMRO di Madiun, SRV di Solo, Radio Semarang di Semarang, VORO di Bandung, CIRVO di Surabaya dan lainnya.

Sumber : Https://www.videomax.co/


Comments are closed.