Call Us:+1-888-888-888
Background Image

Kompetensi Guru Di Maluku Hampir Sama Daerah Lain

Home  /  Pendidikan  /  Kompetensi Guru Di Maluku Hampir Sama Daerah Lain

7.Sep, 2019 Comments Off on Kompetensi Guru Di Maluku Hampir Sama Daerah Lain Pendidikan

Kompetensi Guru Di Maluku Hampir Sama Daerah Lain

Kompetensi Guru Di Maluku Hampir Sama Daerah Lain

Kompetensi Guru Di Maluku Hampir Sama Daerah Lain

Kompetensi Guru Di Maluku Hampir Sama Daerah Lain

Peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Maluku hingga tahun 2017 khususnya peningkatan

kompetensi guru, dari hasil pengamatan di lapangan guru di Maluku mempunyai kompetensi yang tidak jauh berbeda atau hampir sama dengan guru di daerah lain.

Hasil uji kompetensi guru di Maluku rata-rata secara Nasional masih menurun, tiak bisa dijadikan sebagai tolak ukur menurunnya kinerja guru di Provisi Maluku,‚ÄĚkata Kepala LPMP Maluku Drs. La Ode Safihu, M.Pd di Ambon, Kamis (9/3/2017).

Menurut Safihu, disadari bahwa dari hasil uji kompetensi lahir sebuah peta dari empat kompetensi

yang diuji sebagai pengetahuan wajib seorang guru.

Empat kompetensi tersebut yakni kompetensi profesional, paedagogik, sosial dan kepribadian, dalam uji kompetensi hanya dua kompetensi yang dilihat yaitu kompetensi profesional dan paedagogik.

Hasilnya secara nasional Maluku masih perlu ditingkatkan, itu tidak berarti bahwa seluruh guru di

Maluku mempunyai nilai yang rendah.

Manjadi alasan klasik bahwa Maluku adalah wilayah kepulauan yang tentu sangat berpengaruh terhadap peningkatan SDM guru dan siswa. Misalnya IT sebagai salah satu sumber belajar guru untuk meningkatkan kompetensi, namun masih banyak kabupaten di Maluku yang belum terjangkau oleh jaringan internet.

Dikatakan, LPMP Maluku setiap tahun berupaya untuk melatih ribuan guru termasuk oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, namun jika dibanding dengan jumlah guru di Maluku sebanyak 30 ribu lebih baik negeri maupun swasta, maka LPMP tidak mungkin memenuhi kapasitas itu.

Artinya, tanggungjawab peningkatan mutu guru tidak hanya tergantung Pemerintah namun seluruh stakeholder termasuk masyarakat, orang tua maupun pemerhati pendidikan.(TM02)

 

Sumber :

https://obatsipilisampuh.id/cara-shalat-tahajud/


Comments are closed.