Call Us:+1-888-888-888
Background Image

Kemenag Kembali Melaunching Ma’had Aly Babussalam Al Hanafiyah di Aceh

Home  /  Pendidikan  /  Kemenag Kembali Melaunching Ma’had Aly Babussalam Al Hanafiyah di Aceh

1.Dec, 2019 Comments Off on Kemenag Kembali Melaunching Ma’had Aly Babussalam Al Hanafiyah di Aceh Pendidikan

Kemenag Kembali Melaunching Ma’had Aly Babussalam Al Hanafiyah di Aceh

Kemenag Kembali Melaunching Ma’had Aly Babussalam Al Hanafiyah di Aceh

Kemenag Kembali Melaunching Ma'had Aly Babussalam Al Hanafiyah di Aceh

Kemenag Kembali Melaunching Ma’had Aly Babussalam Al Hanafiyah di Aceh

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (kemenag) Provinsi Aceh, M Daud Pakeh melaunching

Ma’had Aly Dayah Babussalam Al Hanafiyah Kecamatan Matangkuli Aceh Utara, Selasa (6/8).

Kedatangan Kakanwil disambut pimpinan Dayah Babussalam Waled H. Sirajuddin Hanafi di jalan masuk ke dayah. Tampak, seribuan santri dengan seragam putih berjejer rapi di kiri kanan jalan menyambut kedatangan orang nomor satu di Kemenag Aceh itu.

Hadir juga, Kasi Ketenagaan Subdit Diniyah Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Agus Umar; Kadis Pendidikan Dayah Aceh Utara, Abdullah Hasbullah, Alim Ulama, Muspika dan tokoh masyarakat.

Kakanwil menyampaikan, pendidikan pondok pesantren sudah ada sebelum negara merdeka. Maka,

berbicara pondok pesantren (dayah)  berarti berbicara tentang pendidikan asli Indonesia yang meliputi pendidikan di meunasah dan rangkang.

“Kita melihat dayah tengku chiek sampai pendidikan al jami’ah seperti masjid raya Baiturrahman Banda Aceh,” ujar Kakanwil.

Ditambahkan Kakanwil, adanya lembaga pendidikan ini dapat dilihat melalui berbagai situs sejarah. Dayah Tgk Awe Geutah misalnya, situsnya bisa dilihat di peusangan, Dayah tgk syik Ditiro (saman), Dayah Tgk Chik Tanoh Abee, Dayah Krueng Kalee dan dayah lainnya.

“Sepenggal kisah sejarah tersebut cukup membuktikan bahwa dayah atau pondok pesantren telah

berperan jauh sebelum Republik ini mengenal sistem pendidikan, dari dulu pesantren sudah memiliki kualitas dan ini harus kita pertahankan,” ucapnya.

Daud Pakeh juga mengatakan, Ma’had Aly adalah solusi yang telah dicetuskan untuk meningkatkan kualitas pendidikan pesantren. Lulusan Ma’had Aly nantinya adalah ilmuwan pesantren yang siap berdiri didepan memberikan solusi (Problem Solving)  terhadap permasalahan yang timbul dan berkembang dalam masyarakat.

“Kami sangat bersyukur bahwa dari 48 Ma’had Aly di Indonesia, dua diantaranya ada di kabupaten Aceh Utara, keempat Mahad Aly di Aceh, yaitu MUDI MESRA Samalanga, Darul Munawwarah Ulee Glee, Ma’had Aly Malikussaleh di Panton Labu dan Babussalam Al Hanafiyyah ini,” sebutnya.

Ma’had Aly merupakan program unggulan Kementerian Agama yang telah dituangkan melalui Peraturan Menteri Agama No 71 tahun 2015. Ma’had Aly menyelenggarakan program akademik Strata Satu untuk melahirkan mutafaqqih fiddin.

 

Sumber :

https://educacao.telessaude.ifes.edu.br/eportfolios/45/Pgina_inicial/Understanding_Stimulation_Objectives_Benefits_and_According_to_Experts


Comments are closed.