Call Us:+1-888-888-888
Background Image

Jambi Mencari Solusi Pendidikan Lewat Neraca Pendidikan Daerah

Home  /  Pendidikan  /  Jambi Mencari Solusi Pendidikan Lewat Neraca Pendidikan Daerah

21.Oct, 2019 Comments Off on Jambi Mencari Solusi Pendidikan Lewat Neraca Pendidikan Daerah Pendidikan

Jambi Mencari Solusi Pendidikan Lewat Neraca Pendidikan Daerah

Jambi Mencari Solusi Pendidikan Lewat Neraca Pendidikan Daerah

Jambi Mencari Solusi Pendidikan Lewat Neraca Pendidikan Daerah

Jambi Mencari Solusi Pendidikan Lewat Neraca Pendidikan Daerah

Berlangsungnya revolusi industri 4.0 telah berdampak pada berubahnya sendi-sendi kehidupan

masyarakat temasuk pendidikan, menurut Staf Ahli Mendikbud, Dr. Arie Budhiman, M.Si dalam pembukaan acara Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) untuk mencari solusi permasalahan pendidikan melalui pemanfaatan Neraca Pendidikan Daerah (NPD) di Provinsi Jambi, Senin (13/5). Arie menambahkan bahwa fokus pembangunan pemerintah kedepan adalah untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

Guna mencari solusi permasalahan pendidikan di daerah dan mewujudkan pendidikan yang mampu menghasilkan SDM yang berkualitas, Kemendikbud melalui Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan (PASKA) melaksanakan DKT dengan tema Mencari Solusi Permasalahan Pendidikan Melalui Pemanfaatan NPD di Provinsi Jambi pada tanggal 13 – 15 Mei 2019 yang dilaksakan di Hotel Swiss-Belhotel Jambi, Kota Jambi. PASKA mengajak berbagai pemangku kepentingan pendidikan seperti DPRD, Bappeda, Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, dan perwakilan satuan pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, serta Perguruan Tinggi, LSM, serta media cetak dan elektronik untuk mendiskusikan permasalahan pendidikan di Provinsi Jambi.

DKT tersebut berisi diskusi tentang analisis data dan tren pendidikan dari NPD tahun 2017 dan

2018. Tak hanya sampai disitu dalam forum ini juga dihasilkan usulan rekomendasi solusi permasalahan pendidikan yang ditujukan baik untuk pemerintah pusat, daerah maupun masyarakat. NPD sendiri adalah platform informasi tentang potret kinerja pendidikan pada suatu daerah yang dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.

Kegiatan DKT dibuka oleh Staf Ahli Mendikbud Bidang Pembangunan Karakter, Dr. Arie Budhiman, M.Si. Arie dalam sambutannya mengatakan bahwa banyak daerah dengan APBD pendidikan yang besar akan tetapi kualitasnya tidak meningkat. Hal tersebut disebabkan oleh quality spending yang jelek. Quality spending jelek dikarenakan daerah belum bisa menentukan prioritas belanja.

“Untuk mengatasi hal tersebut, semua pemerintah daerah perlu mulai menganggarkan belanjanya

berdasarkan data, bukan berdasarkan perkiraan (common sense). Dengan quality spending yang bagus, akan menghasilkan anggaran pendidikan yang bagus juga, ” Kata Arie.

Arie melanjutkan bahwa salah satu upaya Kemendikbud dalam meningkatkan kinerja untuk perbaikan mutu pendidikan adalah dengan NPD. Dengan adanya NPD menurut Arie, diharapkan dapat mendorong pemerintah pusat dan setiap pemerintah daerah untuk memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dalam APBN dan APBD murni.

 

Sumber :

http://bit.ly/2oyHcy2


Comments are closed.