Call Us:+1-888-888-888
Background Image

CARA YANG BISA DILAKUKAN AGAR ANAK RAJIN KERJAKAN PR

Home  /  Pendidikan  /  CARA YANG BISA DILAKUKAN AGAR ANAK RAJIN KERJAKAN PR

30.Aug, 2019 Comments Off on CARA YANG BISA DILAKUKAN AGAR ANAK RAJIN KERJAKAN PR Pendidikan

CARA YANG BISA DILAKUKAN AGAR ANAK RAJIN KERJAKAN PR

CARA YANG BISA DILAKUKAN AGAR ANAK RAJIN KERJAKAN PR

Melakukan kegiatan rumah (PR) ialah salah satu urusan yang sangat dibenci anak-anak. Sebagian besar dari mereka lebih memilih menunda lagipula setelah menguras 8 jam di sekolah guna belajar. Di rumah, benak mereka teralihkan dengan acara TV dan bermain gadget. Sebagai orang tua, kita berperan urgen dalam membentuk kelaziman belajar anak. Ikuti langkah-langkah di bawah ini supaya mendorong anak rajin lakukan PR.

Temukan Ruangan Belajar yang Cocok

Agar anak rajin lakukan PR, pilihlah tempat ruang belajar yang mendukung. Beberapa anak nyaman bekerja di kamar mereka. Namun, anak yang lain gampang terganggu dengan mainan sampai-sampai memilih bekerja di ruang makan.

Tanyakan untuk anak di mana tempat yang menciptakan dirinya merasa sangat santai saat menuntaskan tugas sekolah. Idealnya, tempat ruang belajar yang dipilih mesti tenang, bersih, dan bebas dari gangguan sampai-sampai memungkinkan anak tetap fokus.

Lakukan Penataan Ruang

Setelah mendapatkan tempat yang sesuai, tugas selanjutnya ialah menata kelas menjadi nyaman guna ditempati. Pastikan ruang yang dipilih berukuran lumayan luas supaya bisa mengakomodasi seluruh bahan yang dibutuhkan untuk menuntaskan PR. Tempatkan meja dan atur seluruh perangkat dengan rapi. Bila ruangan di lokasi tinggal Anda tidak terlampau luas, siasati dengan pemakaian meja belajar yang telah dilengkapi dengan rak buku.

Tempatkan papan buletin yang dapat anak pakai menggantung kalender, tugas, serta hal-hal yang mesti dirinya lakukan. Biarkan anak kita berpartisipasi dalam mendesain ruang tersebut. Bila butuh tempatkan ucapan-ucapan motivasi supaya memacu anak rajin lakukan PR.

Waktu Pengerjaan

Sangat urgen untuk memutuskan waktu tertentu supaya anak dapat menyelesaikan PR masing-masing hari. Biasakan anak dengan jadwal tersebut, sampai urusan tersebut menjadi rutinitas harian yang normal.

Biasanya, masa-masa terbaik untuk menggarap pekerjaan rumah ialah sebelum santap malam. Namun, sejumlah anak beda lebih memilih menggarap PR langsung sepulang sekolah sebab ingatannya akan latihan masih segar. Diskusikan masa-masa untuk menggarap PR dengan si kecil.

Lakukan Kontrol
Orang tua mempunyai peran untuk menciptakan anak rajin lakukan PR. Tinjaulah masing-masing tugas dan pastikan anak Anda mengetahui hal yang dikerjakannya. Bila terdapat lebih dari satu PR, tanyakan manakah yang hendak ia selesaikan terlebih dahulu. Cari tahu, apakah ia perlu bantuan. Harus diingat, tidak boleh tunjukkan kemarahan bila anak masih belum mengetahui apa yang diajarkan. Hal ini malah akan membuatnya trauma.

Beristirahat
Mengerjakan tugas terus-menerus akan menciptakan anak menjadi lelah baik secara jasmani dan mental. Biarkan ia menyimpulkan kapan dia hendak istirahat. Beberapa anak gemar bersantai pada interval masa-masa tertentu. Sementara yang beda lebih memilih beristirahat usai PR berlalu dikerjakan. Anda dapat menyediakan kue atau buah-buahan usai anak belajar untuk memenuhi kembali tenaga yang sudah hilang.

Beri Hadiah
Bila anak sukses menyelesaikan tugas sekolah, tawarkan hadiah atau insentif pada hari-hari tertentu. Misalnya, berikan cokelat atau kue kesukaannya maksimal dua kali dalam seminggu. kita juga dapat memberi anak hadiah spesial berupa boneka atau konsol game baru bila nilai-nilai kegiatan rumahnya bagus sekitar satu bulan.

Usai mempunyai ruang belajar sendiri, jadwal rutin, serta aturan yang jelas, maka anak bakal menjadi semakin disiplin dan menggarap rutinitas hariannya tanpa mengoceh. Hindari menyusun atau memarahi anak ketika keliru menggarap PR. Hal tersebut malah akan menjadi empiris yang menyenangkan untuk anak. Agar anak rajin lakukan PR tentunya mesti dibuntuti dengan usaha yang keras serta ketekunan dari orang tua. Sumber : pelajaran.co.id


Comments are closed.