BPJS Apresiasi Rencana Penerbitan Kartu Pamekasan Sehat

BPJS Apresiasi Rencana Penerbitan Kartu Pamekasan Sehat

BPJS Apresiasi Rencana Penerbitan Kartu Pamekasan Sehat
BPJS Apresiasi Rencana Penerbitan Kartu Pamekasan Sehat

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Madura, mengapresiasi rencana Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menerbitkan Kartu ‘Pamekasan Sehat’ bagi keluarga kurang mampu.

Rencana tersebut diperuntukkan khusus bagi warga kurang mampu yang belum tercakup dalam program Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yang notabene program pemerintah pusat.

“Dalam hal ini kami sangat mengapresiasi rencana Bupati Pamekasan untuk menerbitkan Kartu

Pamekasan Sehat, khusus bagi keluarga kurang mampu yang tidak ter-cover dalam program JKN-KIS,” kata Kepala Cabang BPJS Kesehatan Pamekasan, Elke Winasari, Kamis (31/1/2019).

Tidak hanya itu, mengacu pada data di instansi yang dipimpinnya, jumlah peserta BPJS Kesehatan di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam tercatat sebanyak 654.544 jiwa atau sekitar 73,89 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 885.890 jiwa.
Baca Juga:

Pemkab Beri Lampu Hijau RSUD dr Harjono Cari Dana Talangan
45 Ribu Warga Jember Tunggak Iuran BPJS Kesehatan
Dana Jamkesda Rp 3 Miliar di Jember Tidak Mencukupi
Aman, Rumah Sakit Rujukan BPJS di Banyuwangi Terakreditasi

Hanya saja prosentase kepesertaan program JKN-KIS di Pamekasan, jauh lebih tinggi dibandingkan

tiga kabupaten lain di Madura. Bangkalan sebanyak 680.219 jiwa atau sekitar 63,65 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 1.068.717 jiwa.

Sementara Sampang tercatat sebanyak 701.212 jiwa atau sekitar 82,72 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 847.707 jiwa, serta Sumenep sebanyak 752.823 jiwa atau sekitar 66,82 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 1.126.724 jiwa.

“Jadi selain secara persentase paling tinggi, peserta program JKN-KIS yang dibiayai pemerintah

daerah juga paling banyak di Kabupaten Pamekasan dibanding tiga kabupaten lain di Madura,” jelasnya.

Sebelumnya Bupati Badrut Tamam, bersama sejumlah instansi terkait melakukan koordinasi bersama BPJS Kesehatan Provinsi Jawa Timur, membahas program peningkatan kualitas layanan kesehatan hidup masyarakat, Senin (27/1/2019).

 

Sumber :

https://situsiphone.com/